Another beginning..?

Hey..

It must be shameful since almost decade (lol) I’ve past the memories without recording it in..

Many things have past away… First thing first, I’d like to greatly apologize to the blogger who had submitting several good questions in some articles that I posted or re-posted.. It was just hard to find good time to activate this blog.. (a.k.a. lazy dude! hehe…) I do so much feel bad of it, and I think it’s out dated to reply..

Well, let’s start it all over.. heheu..๐Ÿ™‚

Nilai MID Semester 1 2013 – Kelas 7c

NO NAME TOTAL
1 Adam Milzam 55
2 Aisha Rezi Amalia 96
3 Alliza Davyza Chaniago 91
4 Amalia Wahyu Utami 69,2
5 Andi Aura Amaliyah 77
6 Andi Rivai Riburane 81
7 Andi Tiara Maharani Bahar 79,2
8 Ariq Viryalissa A.M. Thalib 82,2
9 As Syifa Ulchairan Haerun 76,2
10 Astri Dwi Septiarini 96,4
11 Barik Rohiballahi Arfat 85,6
12 Dewi Islami Amanda Putri 57,2
13 Deyara Nur Sipanawa 91
14 Dhea Amelia 53
15 Dyah Ratih Widya Hastuti 59
16 Gita Cahyani 81,4
17 Hariyudha Fakhrizein 94
18 Ichwan Nugraha Bujang 78
19 Kevin Hizkia Simatupang 98
20 Kurnia Fadilah 89,4
21 Moh. Chaerul Umam 84,8
22 Muh. Ars’y Athallah 74,8
23 Muh. Ghithrif Gustomo Putra 91,4
24 Nadhirah Ainul Yaqin 87,6
25 Nailah Syauqi Awwalun 96
26 Nurul Afifah Dwifitriana 77,4
27 Nurul Annisah Permatasari 88,6
28 Putri Agung Okta lvanka 85,2
29 Rachmat Dwi S. Senewe 74,4
30 Rafiqa Wulandani 64,8
31 Rahmah Fadhilah 72
32 Runi Rahmatillah Inhar 86
33 Sitta Zealisa Qur’any 63

Critical Review

critical-reviewPostingan ini adalah repost dari beberapa blog yang saya sertakan sourcenya dibawah… sekedar ingin berbagi, setelah mendapat tugas S3 bloody hell yang nota bene-nya bukan tugas saya.. T.T . However, SHOULD enjoy it! In the near future it will give much contributions for me.. heheu… *mencobaposotif…

—————————————————————————————————————————————————————————————————–

Sekilas Tentang Critical Review

Critical Review secara singkat dapat diartikan sebagai evaluasi terhadap suatu buku maupun artikel. Critical Review bukan hanya merupakan laporan atau tulisan tentang isi suatu buku atau artikel, tetapi lebih kepada evaluasi, seperti mengulas atau mereview, menginterpretasi serta menganalisis. Dan critical review bukan merupakan pembuktianย  benar atau salah suatu artikel atau buku. Mengenai keungguluan dan kelemahan juga dijadikan pertimbangan bagi reviwer.

Critical Review lazimnya diberikan pada acara perkuliahan di perguruan tinggi sebagai wujud tugas oleh dosen kepada mahasiswa. Dengan begitu, tidak tertutup kemungkinan bagi kalangan umum yang mempunyai keinginan untuk mengasah kemampuannya dalam berpikir kritis. Di dalam perkuliahan, tugas critical review diberikan dengan tujuan agar mahasiswa mempunyai keinginan untuk membaca dan berpikir sistematis dan kritis serta dapat memberikan pendapat melalui tulisannya. Dalam hal ini, akan sangat membantu mahasiswa yang kurang memiliki ability dalam mengungkapkan pendapat secara lisan. Tidak hanya itu, dengan menulis critical review, mahasiswa akan dituntut untuk dapat membaca berbagai literatur, dan menggali hal-hal yang dianggap unik di dalam artikel atau buku yang dipilih untuk kemudian diperdalam, sehingga dapat menambah pemahaman yang lebih terhadap suatu kajian tertentu. Dan yang paling penting, dengan menulis critical review para reviewer dapat menguji pikiran pengarang atau penulis berdasarkan sudut pandang penulis dan pengetahuan serta pengalaman yang dimiliki. Read the rest of this entry

Aku dan kekuranganku..

Bismillahirrahmanirrahim…

Sebentar lagi waktu yang dinanti kan tiba, namun begitu terlalu banyak hal yang harus dipersiapkan menghadapi moment sekali seumur hidup itu (Amiiinn, Insya Allah). Mulai dari kesiapan materi acara, de el el… Sampai yang tidak kalah penting kesiapan ruhiyyah… Dan yang paling berat adalah yang kedua… terkait dengan pelbagai karakterku yang tentu saja sangat-sangat perlu diperbaiki..๐Ÿ™‚

Di satu sisi juga, saya punya terlalu banyak mimpi yang Insya Allah harus dan akan terwujudkan, dan kesemua hal – hal minus dalam diriku akan menjadi penghambat besar ataupun dapat memperlambat langkahku dalam mewujudkan kesemuanya itu jika dari sekarang tidak berusaha memperbaikinya…

Akhirnya jadi ingin mendaftar semua kebiasaan burukku itu.. Insya Allah kan jadi pengingat untuk perbaikan ke arah yang lebih baik ke depannya, Amiinnn Insya Allah :

1. Sholat belum beres, meski selalu berusaha di awal waktu dan terus di mesjid, tetapi masih lalai alias belum khusyuk dalam sholat..

2. Tilawah masih sebatas ngaji, belum memahami apalagi menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari

3. Sedekah masih belum maksimal, mungkin ini memang karena keterbatasan materi yang didapatkan, tapi yang menjadi penanda bahwa ini belum maksimal adalah karena pengeluaranku masih lebih besar daripada sedekahku… Minimal sama lha…

4. Ibadah masih kurang, masih banyak amalan lain yang harus dijaga dan itupun masih keteteran… Semoga bisa istiqomah dalam hal kecil, agar nanti bisa meningkatkan jumlahnya..

5. Hablumminannas masih parah.. Masih belum maksimal dalam memperbaiki, menjaga dan meningkatkan hubungan sosial di masyarakat. Insya Allah bulan puasa ini mau memperbaiki hubungan yang sudah terjalin dulu dan tindaklanjutnya adalah menjaga dan lalu semakin meningkatkan hal ini dengan semakin banyak berinteraksi dengan masyarakat.

6. Hidup tidak teratur…

7. Suka menunda-nunda pekerjaan…

8. Lelet…

9. Tidak konsisten…

10.Tempramental, kadang meledak-ledak tanpa sebab (terutama di rumah)

11.Panikan…

12.Masih mudah terpancing untuk Ghibah…

13.Gampang Su’udzon…

14.Masih sering berkata kasar, membentak dan tidak santun dalam berbicara

15. Apalagi ee?? Hm…

 

To be continued…๐Ÿ™‚

Mintalah dengan menyebut nama Tuhanmu..

โ€œMintalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan.โ€ (QS. Al-Muโ€™min: 60).

โ€œBarangsiapa yang berdoโ€™a kepada-KU, pasti akan KU-kabulkan, dan siapa yang memohon kepada-KU, pasti akan KU-beri,dan siapa yang mohon ampun kepada-KU pasti akan KU ampuniโ€. (HR.Bukhari, Muslim, Maliki, Tirmidzi )

Subhanallah, DIA yang senantiasa menepati janjinya, memberikan janji pamungkas-Nya.. Tapi kita seringkali lalai dengan berbagai dalih arogansi yang logis dan lalu memutuskan untuk meragukan-Nya dan bahkan tidak mempercayai-Nya.. Meragukan-Nya ataupun tidak mempercayai-Nya atas janji ini tidak hanya ketika kita berhenti berdo’a.. tetapi bisa terdefinisikan secara luas, seperti ketika :

1) Kita berdo’a setengah-setengah, tidak detail-spesifik ;

2) Tidak mengerti dengan do’anya. Berdo’a pakai bahasa arab sebenarnya lebih afdhol memang tapi kalo mengaminkan tanpa paham atau mengerti apa yang dimaksud dalam do’a tersebut kan jadinya, kyk org mengigau trus Jaka Sembung bawa golok deh! alias ga nyambung! Hehe… Apa yg diucapkan ma apa yang dipikirkan harus singkron dong yah?!

3) Gak sabaran, gak ikhlas, gak bertawakal, gak berikhtiar. Semakin rempong permintaannya, semakin rempong pengorbanannya, hanya mereka yang ‘benar2 meminta’ dan layak yang mendapatkan keinginannya..๐Ÿ˜‰

4) Su’udzon ma Allah… Alias bawaanya curigation ato negatif mulu ma Allah.. Ragu termasuk juga yah! Orang2 yg doyan punya pikiran ~> “Tdk mungkin Allah mau mengabulkan, karena….” “Ah…Allah pilih kasih…” “Hff… tidak prnah do’aku dikabulkan, malas eeh..”Ingat! Perkataan adalah do’a! Jadi kalo pake kata-kata itu… Yaa.. siap2 saja dikabulkan yang negatifnya saja..๐Ÿ™‚

5) Gak kenal ma Allah. Allah tuh Insya Allah kan selalu menepati janji-janji-Nya, tapi kalo sampe do’a kita ga dikabulkan berarti :

a. Kita belum siap mendapatkan do’a kita tersebut . Allah bakal ngasih kalo kita dah siap memegang amanah yang bakal DIA kasih. Sabar semua indah pada waktunya๐Ÿ˜‰

b.Yang menurut kita baik, belum tentu baik bagi kita menurut Allah. Tidak jarang memang do’a kita gak dikabulkan ma Allah, eitss.. jangan su’udzon dulu! Sabarr.. Jgan langsung kecewa trus sampe make kata2 negatif yang justru jadi do’a yang tidak baik. Analisa dulu baik2, itu sudah benar-benar baikkah untuk kita? Karena Allah hanya kan memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya.๐Ÿ™‚

c. Allah menjanjikan yang lebih baik dari itu. Semakin lama, semakin berat tahapan yang harus dilalui, semakin gak dikabulkan dan didukung oleh semakin sabar, ikhlas dan tawakalnya kita atas keputusan Allah, maka hal yang lebih baik dari yang kita minta akan kita dapatkan…๐Ÿ™‚

Nah, sekarang coba kita sama-sama tela’ah, ingat-ingat plus instropeksi diri.. Sudah berapa sih do’a kita yang gak Allah kabulkan? Terus berhenti bertanya kenapa Allah gak ngasih, tapi tanya juga ada apa dengan diri ataupun do’a kita, apakah yang menyebabkan do’a kita ga pernah dikabulkan? Wallahu Alam Bisawab…

 

Tanyanya…

Tanya : Man Rabbuka? Siapa Tuhanmu?
Jawab : Allahu Rabbi. ALLAH Tuhanku.

Tanya : Man Nabiyyuka? Siapa Nabimu?
Jawab : Muhammadun Nabiyyi. Muhammad Nabiku

Tanya : Ma Dinuka? Apa agamamu?
Jawab : Al-Islamu dini. Islam agamaku Read the rest of this entry

Malam Nisfu Syaban, Catatan Amal Ditutup?

Malam Nisfu Syaban

Pertanyaan:

Assalammuโ€™alaikum.

Apa keistewaan bulan Syaโ€™ban? Karena saya sering mendengar bahwa Allah menutup catatan perbuatan manusia dan menggantinya dengan catatan baru?

Terima kasih.

Wassalammualaikum warahmatullahi wa barakatu

Dari: Dian

Jawaban:

Waโ€™alaikumus salam warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah was shalatu was salamu โ€˜ala rasulillah, amma baโ€™du,

Pertama, kami tidak pernah menjumpai dalil maupun keterangan ulama bahwa buku catatan amal hamba ditutup di malam nisfu Syaโ€™ban atau ketika bulan Syaโ€™ban. Kami hanya menduga, barangkali anggapan semacam ini karena kesalah pahaman terhadap hadis, dari Usamah bin Zaid, beliau bertanya, Read the rest of this entry

Puasa di Bulan Sya’ban (tanpa mengkhususkan sebagian hari-harinya)

Ada beberapa riwayat yang shahih tentang keutamaan memperbanyak puasa di bulan Syaโ€™ban, tetapi tanpa mengkhususkan sebagian hari-harinya, di antaranya:

ุฃูŽู†ูŽู‘ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽุชู’: ู…ูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชู ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽ ุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽย  ุงูุณู’ุชูŽูƒู’ู…ูŽู„ูŽ ุตููŠูŽุงู…ูŽ ุดูŽู‡ู’ุฑู ู‚ูŽุทูู‘ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู‡ู ูููŠู’ ุดูŽู‡ู’ุฑู ู…ูู†ู’ู‡ู ูููŠู’ ุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽุŒ ููŽูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูŽุตููˆู’ู…ู ุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽ ูƒูู„ูŽู‘ู‡ู ุฅูู„ุงูŽู‘ ู‚ูŽู„ููŠู’ู„ุงู‹

Sesungguhnya Aisyah radhiyallahu โ€˜anha berkata, โ€œAku tidak pernah sekali pun melihat Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali (pada) bulan Ramadan, dan aku tidak pernah melihat beliau (banyak berpuasa -ed) dalam suatu bulan kecuali bulan Syaโ€™ban. Beliau berpuasa pada kebanyakan hari di bulan Syaโ€™ban.โ€ (HR. al-Bukhari: 1868 dan HR. Muslim: 782)

Dalam hadits yang lain, Usamah bin Zaid berkata,

ู„ูŽู…ู’ ุฃูŽุฑูŽูƒูŽ ุชูŽุตููˆู’ู…ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุดูู‘ู‡ููˆู’ุฑู ู…ูŽุง ุชูŽุตููˆู’ู…ู ู…ูู†ู’ ุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฐูŽุงูƒูŽ ุดูŽู‡ู’ุฑูŒ ูŠูŽุบู’ููู„ู ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฑูŽุฌูŽุจู ูˆูŽ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽุŒ ูˆูŽ ู‡ููˆูŽ ุดูŽู‡ู’ุฑูŒ ุชูุฑู’ููŽุนู ุงู’ู„ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ูููŠู’ู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุจูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽุŒ ููŽุฃูุญูุจูู‘ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุฑู’ููŽุนูŽ ุนูŽู…ูŽู„ููŠู’ ูˆูŽ ุฃูŽู†ูŽุง ุตูŽุงุฆูู…ูŒ

โ€œWahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu berpuasa dalam beberapa bulan seperti puasamu di bulan Syaโ€™ban. Beliau menjawab, โ€˜Itu adalah satu bulan yang manusia lalai darinya. (Bulan itu adalah) bulan antara Rajab dan Ramadan, dan pada bulan itu amalan-amalan manusia diangkat kepada Rabbul โ€˜alamin, maka aku ingin supaya amalanku diangkat pada saat aku berpuasa.โ€™ โ€ (HR. an-Nasaโ€™i: 1/322, dinilai shahih oleh al-Albani dalam Irwaโ€™ al-Ghalil: 4/103)

 

Source : http://www.konsultasisyariah.com/adakah-amalan-nisfu-syaban-dalam-islam/

Kewajiban Suami Terhadap Istri

Terkadang dalam kehidupan sehari hari,para suami suka merendahkan peran istri dalam rumah tangga. Padahal pada kenyataannya istri sangat berperan, bahkan boleh dibilang lebih banyak peran yang dimainkan seorang istri dibandingkan suami. Coba kita bayangkan, mulai dari tugas rutin seperti mengurus rumah, anak, melayani kebutuhan suami dan tak jarang tugas yang semestinya di jalankan seorang suami dalam mencari nafkah juga dikerjakan oleh istri. Read the rest of this entry

Puasa Di Bulan Rajab Dan Syaโ€™ban (2)

Hukum Puasa Setelah Pertengahan Syaโ€™ban

 

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Sebagian orang menganggap bahwa puasa setelah pertengahan sya’ban tidak dibolehkan karena ada beberapa hadits yang melarang ini. Tulisan kali ini akan meninjau lebih jauh bagaimanakah yang tepat dalam masalah ini. Semoga bermanfaat.

Larangan Puasa Setelah Pertengahan Sya’ban

Ada beberapa lafazh yang membicarakan larangan puasa setelah pertengahan bulan Syaโ€™ban.
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุฅูุฐูŽุง ุงู†ู’ุชูŽุตูŽููŽ ุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ู ููŽู„ุงูŽ ุชูŽุตููˆู…ููˆุง

โ€œJika tersisa separuh bulan Syaโ€™ban, janganlah berpuasa.โ€ (HR. Tirmidzi no. 738 dan Abu Daud no. 2337) Read the rest of this entry