Sendiri

Entah sejak kapan, yang jelas sekarang saya sedang menjalaninya, kesendiran itu…

Sendiri, merasa terkungkung di dalam satu dunia, terkotakkan di dalam tempurung kecil pergaulan dan kemajuan. Saya hanya bisa eksis di satu dunia saja sekarang. Tidak lagi mengaktifkan diri di dunia-dunia yang begitu luas, bercengkrama dengan berbagai karakter orang-orag hebat. Semakin menjadi katak di dalam tempurung..

Mungkin ini semua terjadi karena diriku yag terlalu memanjakan diri, asyik dengan pemberian-Nya yang nyaris tanpa perlu pengorbanan. Sehinggapun ketika diperhadapkan oleh sesuatu yang membutuhkan pengorbanan, saya pasti langsung menghentikan diri dan mengalihkan diri ke track lain yang lebih simple. Alhasil ruang lingkupku sebatas tempurung ini saja, tidak berkembang sama sekali dan mimpi besarku pun terlupakan.

Berikutnya yang paling menjadi kontributor terbesar dari penempatanku di dalam tempurung ini adalah karena saya sudah tidak melihat mimpi besarku yang sebenarnya, tidak mentargetkan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih besar jauh di depan sana. Dan lebih asyik dengan sesuatu yang bersifat instan tapi memang lebih terjangkau oleh tangan tanpa harus membuat kedua tangan ini repot-repot menjangkau. ataupun menggenggam, mereka muncul dengan instan dan tentu saja pergi dengan instan juga. hehehhe..

Dan sekali lagi, tidak ada yang dapat menyelesaikan permasalahan ini selain pelaku yang terlibat dalam masalah itu sendiri. Kalau saya ingin keluar dari tempurung ini, hal yang paling pertama harus saya lakukan adalah belajar melompat lebih tinggi dan lebih keras lagi, mendobrak tempurung dan lalu melompat jauh menikmati matahari yang bersinar hangat di luar tempurung ini.

Bismillahirrahmanirrahim…  Ya Allah ampuni hamba yang telah sebegitu congkaknya melalaikan semua pertanda kebesaran-Mu, yang ENGKAU peruntukan tidak lain agar hamba mencapai apa yang lebih dari sekarang. Tuntunlah hamba selalu Ya ALlah, agar hamba tak lagi merasa dalam kesendirian tak berujung ini. Agar hamba dapat memenuhi semua janji – janji hamba kepada Mu dan kepada Makhluk-makhluk Mu.

Ya Allahu Ya Rabb, Sesungguhnya hanya kepadaMu hamba menyembah dan hanya kepadaMu lah hamba meminta. Maka izinkan dan ridhoilah hamba agar dapat meraih Mimpi-mimpi besar hamba dan membaginya kepada hamba – hambaMu yang lain.. Memberikan pelayanan yang terbaik bagi hamba-hambaMu.

Posted on 2 Juni 2012, in DAILY JOURNAL. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: