Journal – 31 Januari 2013

Akhirnya benar – benar bisa menulis lagi! Setelah beberapa kali mayoritas postingan dari tetangga sebelah, sekarang harus bisa menulis dengan menggunakan ide dan bahasa sendiri. Secara ini salah satu resolusiku di tahun 2013 untuk ke depannya…

imagesTahun 2013 ini Insya Allah akan banyak hal baru dan terobosan-terobosan ataupun manufer – manufer canggih yang harus semakin saya laksanakan. Sebagai langkah awal (lagi) untuk menggapai mimpi… Yang jelas masih tahun 2013 ini nomor wahid dari daftar resolusiku adalah menyelesaikan kuliah yang terus tertunda di tahun – tahun kelam silam. Insya Allah kali ini benar – benar selesai! Secara sudah setengah jalan dari proses penyelesaian. Mata kuliah sudah komplit dengan (masih) IPK yang cukup memuaskan, proses penyusunan tugas akhir (skripsi) sudah dimaksimalkan, tinggal memang semangat untuk terus datang ke kampus yang harus selalu dipupuk biar subur dan segera berbuah! Hehe…

background_your_carreer_02Karir…

Sejauh ini karir dalam posisi ‘aman’ tapi belum mencapai kepada target yang diharapkan… Secara financial memang sudah sangat sejahtera, tetapi berhubungan pencapaian ‘kesuksesan’ saya tidak dibatasi oleh nominal uang, karenanya masih banyak pertaruhan dan pengorbanan yang harus dilalui dan dilaksanakan untuk mencapai jenjang karir ‘diharapkan’, kata ‘aman’ masih terdefenisikan secara ambigu dan blur!

Yang jelas cita-cita ingin menjadi pengusaha sukses dan motivator super masih menggantung di dinding-dinding mimpiku, tetap dan selalu terdeklarasikan kebebasan finansial di usia 40 Tahun! Yeay!! Hehe…

Bagaimana dengan PNS? Mengajar?

PNS masih tetap harus berusaha dipenuhi, selain sebagai salah satu pemenuhan janji kepada mamaku, juga sebagai batu loncatan karirku ke depannya. Memang sih kalau jadi PNS tidak boleh jadi pengusaha, tapi toh pasti selalu ada jalan.. Dan ketika kita sudah mencapai kebebasan finansial, PNS mungkin akan menghantarkanku kepada pilihan untuk mengabdi kepada Negara dengan menjadi bagian dari Negara itu sendiri (Pemerintah). Bukannya baik kalau PNS yang berkebebasan finansial untuk mengabdi buat negaranya? Karena dengan begitu dia mengabdi bukan untuk Uang (Gaji) yang berakhir korupsi tetapi murni untuk membantu kerja pemerintah, mensejahterakan rakyat – Mengubah Dunia!😉

Mengajar? Hmm.. kemungkinan besar saya tidak akan mengambil akta, peluang menjadi PNS tidak akan saya ambil melalui jalur guru, karena idealisnya mengajar itu ‘Hobi’ dan ‘Tanggung Jawab Moril’ bukan profesi! Jadi walaupun secara resmi ke depannya saya tidak jadi seorang PNS dari kalangan tenaga kependidikan, saya akan tetap mengajar, berbagi inspirasi! Karena mengajar itu selain sebagai hobi, juga merupakan tanggung jawab kita kepada Allah SWT… Kalau kita tidak bisa bersedekah dengan materi, minimal kita bersedekah dengan ilmu! Dan itu hukumnya WAJIB! Karenanya saya ingin membangun sekolah berprestasi yang GRATIS! Ehehehe…

 

Keluarga…

kalender21Alhamdulillah belum ada perubahan negatif dan cenderung berjalan ‘normal’ dalam kesehariannya, dan ini sudah sangat-sangat disyukuri apabila harus dikomparasi dengan tahun-tahun penuh ‘ujian’ dari Allah SWT. Namun tahun ini Insya Allah setelah meraih gelar SE (bukan Lagi MABA a.k.a Mahasiswa Abadi) saya ingin segera berkeluarga, dan Alhamdulillah saya sudah berani mendeklarasikan Resolusiku yang ini sedari akhir tahun 2012 kemarin, dengan heading ’27 Tahun’, pengharapanku memang diumur ini WAJIB nikah! Kriteria? Tidak ada yang terlalu khusus selain saya ingin mendapatkan seorang ‘akhwat’ yang tarbiyahnya terjaga dan keimanannya teguh. Sehingga opsi via biodata pun Insya Allah akan saya laksanakan, Aminn!!!

Kalau ada yang tanya kenapa?

Jawabannya singkat, karena saya tahu kapasitas keimanan diriku sampai dimana, sementara keinginanku masih tetap mencapai cita-cita tertinggi Syahid di Jalan Allah SWT, minimal menjalani hidup penuh berkah dan cinta Allah SWT, sehingga untuk itu salah satu caranya adalah dengan mempersunting seorang ‘Akhwat’, wanita yang shalehah. Yang ketika kita menatap wajahnya, kecintaan kita kepada Allah SWT semakin bertambah…

Kalau ada yang tanya lagi, gak khawatir nanti bakal seperti membeli kucing dalam karung alias tidak jelas?

Bismillahirrahmanirrahim, saya ingin menyerahkan semua keputusan di tangan Allah SWT bagaimanapun nanti pilihan yang dijatuhkan oleh-NYA, Insya Allah akan saya jalani dengan suka cita. Toh nantinya ketika kita mendapatkan tawaran tidak serta merta harus kita terima, kan akan ada proses ‘perkenalan singkat’ … Yang jelas saya akan memilih untuk dan karena Allah SWT, menghindari sebisa mungkin memilih untuk dan karena nafsu semata.🙂

Dan Insya Allah ini akan menjawab kenapa saya cenderung untuk tidak menjawab atas tiap tawaran ‘menggiurkan dan menggoda’ yang sedang Allah SWT tawarkan dengan ‘cara’ yang unik sekarang… Semata – mata karena saya belum melihat Allah SWT di diri mereka, saya masih belum bisa semakin mencintai Allah SWT ketika memandang mereka. Saya tidak mencari kesempurnaan seorang wanita, tetapi saya ingin mencari cinta Allah SWT…

Kenapa harus 27?

Sempat mama ku bertutur, mensyaratkan agar nikahnya setelah PNS saja! Tetapi dengan tegas saya ungkapkan, bahwa saya memikirkan bagaimana saya ke depannya dalam membina keluarga dan satu hal yang pasti, saya ingin beliau masih berkesempatan hadir di acara yang sakral tersebut dan semoga masih disempatkan pula hingga dapat menimang cucu… Dan semoga ini jadi bingkisan terindah buat beliau di penghujung usianya… AMIN INSYA ALLAH! :’)

Mohon do’a semuanya yah!! Hehehe…

 

80Final_Countdown-medHari ini…

Diawali dengan mengajar di Garuda, Kelas XC – Mock Trial! Setelah melihat presentase mereka, terlihat jelas degradasi kualitas speaking anak – anak di kelas ini, ide-ide untuk ‘membantu’ mereka bermunculan, tetapi saya harus sadar diri, i SMA saya bakal jadi Single Fighter yang terlihat bodoh nantinya, karena ‘atmosfer’ disana berbeda… Team Work-nya bekerja Too Rigid n Stiff! Perubahan dengan pendekatan yang revolusioner akan kurang mendapat respond ‘agresif’ yang dibutuhkan… ‘Speaking’ is not ‘necessary’ ! That’s it!

Well.. Daripada saya bertempur dengan bodohnya di daerah yang ‘asing’ sendirian tanpa dukungan ‘back up’ dari tentara pertahanan, lebih baik saya menjaga dan memperkuat teritori dalam jarak pandang saya saat ini, yakni SMP!

Untuk sekarang, inovasi yang sedang digalakan adalah di 7c, mengevaluasi kemampuan speaking tiap anak/bulannya, mereka yang lolos dapat kebebasan selama 1 bulan tidak di evaluasi, mereka yang tidak lolos akan dapat penambahan frekuensi evaluasi! Syarat menggugurkan evaluasi? Gampang, Speak English Everyday! Hehehe… Toh pada dasarnya ini hanya pancingan agar ada pemerataan kemauan dan kemampuan speaking secara keseluruhan di kelasku, walau harus dengan ‘memaksa’!! Maafkan aku anak-anak!😄

Well… tetapi kembali kepada diri sendiri, sepulang dari Garuda diperjalanan dengan sekelumit pemikiran revolusioner akhirnya saya mentok pada kesimpulan, saya juga harus mulai ‘Speak English Everyday’ ! Ehehehehe…😛

 

Hari ini pula pengumuman siswa baru di SMP Al Azhar Palu, kali ini tidak seramai tahun – tahun kemarin yang datang, karena menurut pemahamanku banyak yang mulai paham ‘teknologi’, Via Website ataupun Via Handphone. Kalau Via Website sih aman-aman saja, nah yang via handphone ini lho! Pasti ‘titipan’ !–‘ Hahaha!!

396968_200994906695348_306665022_nDan kembali kami, guru-guru yang ‘mendapat’ titipan hanya bisa melaksanakan amanah orang-orang itu dengan sekedar ‘menjaga’ titipan… Ada juga yang bahasanya ‘lihat-lihatkan!’, yaa memang kami pada dasarnya hanya bisa ‘menjaga’ dan ‘melihat’!😛

Kami tidak memiliki otoritas ataupun daya untuk membantu ‘meluluskan’, karena yang mampu melakukan itu hanya Allah SWT berdasar atas usaha dan kemampuan sang anak. Intinya kalau dia Lulus Test, Selamat Datang Di SMP Al AzharPalu, kalau tidak lulus, Sampai Jumpa di Lain Kesempatan. Dan kembali hari – hari seperti ini kami yang ‘mendapat’ titipan atau diminta untuk ‘melihat-lihat’ dirundung kegalauan, merasa bersalah? TIdak! Hanya Galau, gak enak begitu, sebab kami tidak bisa berbuat apa-apa (baiknya begitu)…

Saya juga sempat diminta untuk ‘melihat-lihat’ beberapa tahun terkhir ini, dan (masih) jawabanku tahun ini sama dengan tahun sebelum-sebelumnya ketika anak-anak tersebut belum berhasil, “Maaf Pak/Bu/Om/Tante… kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena beberapa tahun kemarin pun beberapa anak guru tidak lulus dan bahkan Keponakan Kepala Sekolah pun pernah tidak lulus!”

Ha? Is that true??!! YES, IT IS!! :’)

Dan cerita horornya Kepsek sempat ‘didiamkan’ oleh Keluarga Besarnya selama kurang lebih 1 tahun karena peristiwa tersebut….

c6825d2e2f36e0499de5c6391d8ab4d9Waahh.. berarti Al Azhar Palu memang HANYA untuk Anak-anak pintar saja!

Kalau saya menjawabnya dengan lantang, TIDAK! Mungkin mereka memang mayoritas pintar, tapi tidak sedikit dari mereka yang lulus karena KEMAUAN KERAS yang didukung oleh KERJA KERAS serta PENGORBANAN BESAR mereka!

Orang mungkin hanya melihat kehebatan Al Azhar Palu dari luar saja, tapi mereka tidak tahu untuk memperoleh sekian banyak penghargaan anak-anak kami harus MENGORBANKAN BANYAK HAL, dan bagi mereka yang tidak bertahan akan tersingkir… Nah kalau yang masuk ke Al Azhar Palu anak-anak yang setengah-setengah, mereka bakal tidak BETAH! Dikeranakan sistem yang ada di dalam memang untuk anak-anak yang mau BEKERJA KERAS untuk MASA DEPAN mereka.

Atmosfer di Al Azhar Palu terlalu kaku dong pastinya?

Alhamdulillah, dikarenakan kami memahami tuntutan output yang tinggi yang diwujudkan dengan ‘mengorbankan’ waktu mereka, karenanya kami berusaha sebaik mungkin membuat mereka nyaman dengan menciptakan Atmosfer Kekeluargaan yang Profesional…🙂

Namun begitu, kami yang ada di dalam lingkungan ini tidaklah sempurna, kami manusia biasa… Sering banyak kekurangan dan peristiwa yang di luar prediksi terjadi, tapi toh Insya Allah kembali Atmosfer Kekeluargaan yang Profesional itu akan menyelesaiakan permasalahan yang ada…

 

Hari ini juga…

Masih dengan para pejuang KOMPEK! Anak-anak Tim Debat SMA Al Azhar Palu, yang sedang getol-getolnya Research Prepared Motion, saya belum bisa membantu banyak karena masih banyak kesibukan dan keterbatasan lainnya… Tapi Insya Allah dengan jadwal yang sudah saya susun untuk mereka, beberapa hari ke depan saya akan berusah semaksimal mungkin mmberi yang terbaik buat mereka…

 

Hari ini juga…

Acara makan – makan terus di kelas! Hehehe..

IX B menyuguhkan Kue Tradisional Suku Bugis dan Palu Butung yang bisa dibagi satu kelas plus Guru-guru!

IX C menyuguhkan Gado – gado dan Rujak Cingur sebagai Makanan Khas Jawa Timur!! Hmmm Nyaamamy!!! Gendut lagi deh!! Ehehehhe..

Thanks for their Hard Effort!!! Saya tidak pernah memaksa mereka untuk melakukan itu, dan Alhamdulillah mereka masih tetap berusaha menyuguhkan yang terbaik untuk tiap tugas mereka!

Puas dengan presentase mereka hari ini yang total… Dimulai dengan IXB yang mayoritas berhasil penutur Bahasa Bugis dengan Baik, dengan suguhan Tari Pakarena dan Drama Gokil yang sangat baik mereka presentasekan…

IX C pun tidak kalah baik dalam menyuguhkan presentasenya, Unik dan Menarik!! Seru pokoknya!!

Menyesal tidak sempat merekam tiap peristiwa ini, padahal ini tahun terakhir mereka di SMP Al Azhar Palu…😥

 

Akhirnya Hari ini pun ditutup dengan…

Menunggu tejo dosen Pembimbing di Kampus…

Menulis Blog ini dengan perasaan plong!🙂

Merencanakan hari esok dan beberapa hari ke depan, semoga mendapatkan banyak kelancaran dan kemudahan…

AMINN, INSYA ALLAH!!

Posted on 31 Januari 2013, in DAILY JOURNAL. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: