Here we go again…

01 Februari 2013

Bismillahirrahmanirrahim…

Hari ini kembali berjibaku dengan rutinitas penutup penghantar tidur… which is corat-coret di blog!! Ehehehehe…

Tadi pagi sempat ada teman yang negur positif, “Eh sudah mulai curhat di tempat umum nih!”, Well… Alhamdulillah tujuannya bukan untuk berkeluh kesah tidak tentu arah di blog seperti anak-anak 4L4Y, deh bro! Ini Insya Allah salah satu langkah revolusioner ku di Awal tahun 2013 untuk memenuhi prasyarat Resolusiku nantinya…πŸ˜‰ … Saya pengen juga berkarya bro! Pengen jadi penulis nantinya… Makanya latihan jadi penulisnya dari sekarang, berusaha menuangkan buah-buah pemikiran di blog sederhanaku ini.. Agar nantinya sudah terlatih dan siap menjadi salah satu penulis handal dikemudian hari. Nah, kalo ada yang tanya apakah tujuanku pengen menulis buku nantinya, semata-mata pengen berkonstribusi kecil buat masyarakat dikemudian hari. Walau mungkin bukunya tidak menjadi best seller tapi semoga bisa jadi best service! Artinya, Insya Allah, karena tujuannya bukan untuk komersil tetapi untuk berbagi, maka nantinya bukunya bakal digadai murah dan kalau bisa digratiskan!! Semoga bermanfaat!! Hehehe….

Hari ini dimulai dengan cukup baik… Alhamdulillah masih diberi kesempatan bangun pagi untuk sholat subuh… Suatu kenikmatan!! Yaahh… walau prestasinya belum sampai ke pemenuhan rindu, yaitu Jama’ah Subuh di masjid! :’) . Tapi Insya Allah akan terus menjadi cita-cita… ({}) !!

Hari ini acaranya disibukkan sama ngutak-atik Laptop n bolak-balik Kelas Speaking, berusaha berpikir keras, bagaimana bisa bermanufer dan terus berinovasi. Sempat dikejutkan dengan Kabar Windy, 1st Speaker Tim SMA Al Azhar kami yang kabarnya baru saja mengalami kecelakaan kemarin malam, kontan langsung saya telpon dengan menggunakan fasilitas sekolah, Alhamdulillah ternyata tidak parah, hanya katanya dia harus diurut dulu. Dan menurutku dia juga butuh istirahat, kejadian itu pasti sedikit membuatnya trauma tapi semoga tidak membuat dia ketakutan dan tidak mau lagi naik motor! Hehehehe… Well, mayoritas orang yang bisa naik motor sekarang, pernah mengalami insidn yang kurang menyenangkan di awal-awal pertama mengendarai motor.. Tetap Semangat Naik Motornya yahh Windy!!!^^

Melanjutkan… Setelah ketiduran sewaktu nulis beberapa paragraf di atas, pagi ini tiba di Malakosa lagi… Windows di Resume and langsung berhadapan dengan tulisan ini yang masih belum kelar, padahal resolusinya mewajibkan untuk menulis review tiap harinya…

Hari ini…

Menghandle anak-anak pengembangan diri speaking, artinya punya tanggung jawab terhadap perkembangan speaking mereka. Nah karenanya jadi kepikiran, berarti saya harus bisa mengukur terlebih awal dulu kemampuan mereka secara menyeluruh agar bisa menjadi starting point untuk dievaluasi di akhir dan juga yang paling utama, apa dan siapa yang harus diberi porsi perhatian lebih untuk memacu kemampuan speaking mereka. Semoga saja Kelas New Zealand tetap jadi kelas yang akan saya handle sampai kelas 8 nantinya, Amin.. Insya Allah!πŸ™‚

Sore hari…

Berangkat ke rumah Mr. Yusri, agak telat sekitar jam setengah 6 lewat untuk memesan Spanduk. Rencananya ke rumah temannya yang punya percetakan, karena katanya dengan dia bisa murah. Walhasil.. Jederr!! Mahal euy! Rp.35.000/Meter!! Padahal tadi alasannya ke situ cari murah karena di samping rumahnya Rp.30.000,-! Well… Friend is Friend Bro! But Bussiness is Bussiness! Cuman kesalahannya, si kawan Mr. Yusri tadi bakal kehilangan satu pelanggan yang berharga! Karena setiap kali K Yusri mesan pasti kesitu, belum lagi anak-anak Al Azhar pasti ordernya kesitu! Mungkin dia memang tidak salah karena mematok harga, intinya dia butuh hidup! Tetapi mungkin ada Win-Win Solution yang bisa dia tawarkan dan tidak dengan memberikan harga mati ke K Yusri. Dan K Yusri pun seharusnya mengerti, meskipun teman, tapi orang tersebut hidup dan menghidupi keluarga dari bisnis tersebut. Kalau dia kasih harga modal, nah anak-istrinya mau dikasih makan apa? Terkadang penjual dan pembeli memang sama-sama harus punya pemikiran yang manusiawi, ya kan?!πŸ˜‰

Malamnya…

Nongkrong di Kampus… Menyaksikan aktifitas mahasiswa sembari menunggu dosen pembimbing… Sempat pula bercakap-cakap tentang aktifitas organisasi mahasiswa di kampus dengan Presiden BEM STIE Panca Bhakti, Asri namanya (kalo ga salah). Mulai dari tentang persiapan mereka menghadapi EXPO yang katanya terbentur dengan tim kerja mereka hingga tentang inisiatif untuk mengadakan pertemuan Alumni, Well… Pada dasarnya saya hanya bisa memberikan dia motivasi untuk terus maju dan sedikit solusi yang mungkin berguna untuk dibagi, percakapan kami pun ditutup dengan PLN yang lagi rajin-rajinnya memadamkan lampu belakangan ini.

Selepas dari acara tongkrongan gak membuahkan hasil sesuai target which is ketemu dosen pembimbing saya memutuskan untuk sedikit bapontar (putar-putar) keliling lingkar dalam Kota Palu, menyaksikan aktifitas malam para penghuni Palu yang tumpah ruah ke jalanan sempit dan tak beraturan. Terbesit untuk mengunjungi seorang kawan, dia lebih muda dari saya namun sudah berani membuka usaha. Setelah mencari lahan untuk usaha akhirnya dia mendapatkan spot yang cukup baik di depan Kafe Teras Jl. Thamrin kepunyaan teman saya Fachri Rizki Rafi’i yang akrab disapa Ari. Spot tempatnya cukup baik, karena di malam hari banyak pelanggan yang hilir mudik di jalan tersebut, terlebih banyak pelanggan kafe yang ingin mencicipi menu berbeda dan Alhamdulillah-nya Ari tidak berkeberatan untuk memberikan spot tersebut kepada teman saya tersebut. Oh iya sampai lupa, nama teman saya tersebut Yusuf, Mahasiswa Ak. 08 kelas khusus, sekelas dengan saya sewaktu dia masih aktif perkuliahan. Dia berpartneran dengan seorang mahasiswa yang cukup aktif pula di Kampus, Anggota MPM dan Ketua English Club STIE Panca Bhakti Palu, namanya Shaleh. Usaha kecil yang sedang mereka rintis adalah usaha penjualan Batagor, dengan mengusung nama batagor 1001 dengan bumbu 3s!

Rasanya? Saya sempat mencoba mencicipi dagangan mereka yang Insya Allah kan tersebar di Indonesia (Amin), pedas tapi tidak eneg dan tentu saja Yummy! Saya sempat mencicipi beberapa Batagor yang di jual di Palu, menurut saya rasa batagor mereka cukup fair, tidak eneg karena tidak terlalu manis dan komposisi isinya tidak bermandikan minyak! Karena menurutku yang membuat Rasa Batagor Eneg itu karena kemanisan dan minyaknya terlalu banyak meresap. Sempat memberikan beberapa masukan dan saling bertukar pikiran banyak dengan teman saya tersebut, mengenai pola marketing dan sebagainya. Wah… dari situ saya semakin sadar spesialisasi saya adalah Marketing! Walaupun Konsentrasinya ke MSDM! Hehehehe…

Insya Allah ke depannya saya ingin memberikan sedikit bantuan dan terus mensupport apa yang sedang mereka lakukan, karena tidak menutup kemungkinan Insya Allah kedepannya saya pun juga akan memiliki usaha tertentu dan tentu saja membutuhkan teman-teman yang siap untuk berbagi. Di satu sisi untuk mewujudkan beberapa Resolusiku, yakni menjadi Pengusaha Sukses dan Motivator Super! Dan semua ini menurutku adalah jalannya, jalan yang Insya Allah akan membawaku mewujudkan mimpi-mimpi besarku. Semoga Allah SWT kan terus meridhoi dan mengarahkanku kepada banyak kebaikan dan kemudahan. Aminn!!πŸ™‚

Sepulang dari nongkrong gaul bisnis… Sempat surprise ngelihat acara motivasi yang dibawakan dengan baik oleh salah satu motivator handal Indonesia, Tung Desem Waringin. Beliau membawakan acara malam tersebut dengan penuh power dan semangat! Topik yang dibawakan sangat menarik, tentang Bagaimana kita berpikir Positif di keseharian kita. Yang tidak dapat saya lupakan tentang betapa kristal air akan sangat terpengaruh dengan kata-kata, baik itu kata-kata positif maupun negatif! Ketika kita mengeluarkan kata-kata yang positif molekul kristal air akan memberikan respon dengan mewujud indah dan sebaliknya menggunakan kata-kata negatif akan membuat molekul kristal air tersebut rusak dan berwujud menyeramkan! Jadi, bisa dimengerti kenapa tingkah kita akan sangat berpengaruh oleh perkataan, karena biar bagaimanapun hampir 100% unsur penyusun makhluk hidup adalah air! Sebuah tantangan dan PR yang diberikan oleh sang motivator adalah :

1. Mengadakan eksperimen terhadap Nasi

2. Menyusun Daftar Kata-kata negati yang sering kita gunakan dan lalu mempositifkan semuanya.

3. Puasa berbicara Negatif selama 10 hari!

Keren! Pengen nyoba! Ehehehe… Insya Allah kan belajar untuk mempositifkan segala sesuatunya, mulai besok! Aminn!!!πŸ™‚

Posted on 2 Februari 2013, in DAILY JOURNAL. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: