Dada yang disapu-sapu.. :D

Alhamdulillah..

Ada kesyukuran tersendiri ketika akhirnya proses ini berjalan sesuai yang diharapkan… Hanya saja tantangan tersulit berikutnya adalah membatasi ruang gerak hati dan menekan segala perasaan yang belum semestinya dihadirkan, meskipun bisikan-bisikan menggelitik hati seolah-olah berujar, “Kan sudah pasti, gapapa tuh! Sudah selayaknya memiliki dan mengekspresikan perasaan kalian sekarang.”

Yaa… memang ada rasa rindu yang tidak bisa diingkari, ada rasa harap cemas ketika tidak mendapat kabar-yang tidak bisa dihindari… Terlebih saya yang memiliki sifat posessive dan berujung ke paranoid parah membuat semuanya seolah-olah menjadi berat. Namun begitu pun satu hal yang harus saya sadari, sebelum terlaksananya prosesi Ijab Kabul maka belum ada hal yang pasti… Segala sesuatunya bisa terjadi, ada banyak hal yang tak terduga bisa terjadi dalam rentang waktu yang semakin lama semakin melar ini.. Hhff… Jadi, memang harus bisa membatasi gerak hati dan menahan segala perasaan yang belum semestinya dihadirkan… Remain calm n stay cool! Hehehe…

Dia pun seolah-olah menjalankan skenario ini dengan begitu baik dan profesional. Bahkan melebihi saya yang sebenarnya sebagai pemprakarsa atau yang mengajukan proposal ini. Dan ini sudah cukup membantu, membuatku senantiasa tertohok ataupun tertegun sesaat ketika ke’lebay’an perasaanku mulai terpicu lagi. Terkadang pun saya berpikir bahwa ada saat-saat ketika dia menghilang adalah saat dia lagi tidak mood atau bahkan mungkin lagi bosan dengan kegaringanku, dia tidak mengungkapkannya tetapi semuanya seolah-olah mewujud jelas melalui tindak-tanduknya tersebut.

Yaahh… meskipun begitu hal yang begitu sulit dilakukan adalah menyingkirkan ke-paranoid-an diriku. Saya jadi begitu haus untuk tahu apa yang tengah dia lakukan dan langsung khawatir super-duper-lebay ketika dia tidak merespon inbox ataupun sms selama berjam-jam! Jangan-jangan tengah terjadi sesuatu disana… X.X

Well.. above all.. akhirnya kembali ke kata-kata bijak yang sudah mengental dan wajib dipertanggungjawabkan.. “Percayakan semuanya pada Allah, terus berpikiran positif dan berdamailah dengan hatimu.”🙂

Dia bisa, kenapa saya tidak?🙂

Mari ba sapu-sapu dada… Membersihkan hati…

Posted on 30 Mei 2013, in DAILY JOURNAL. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: