Inilah jawabanku…

Entah mengapa Ba’da menunaikan Ibadah Ashar terngiang-ngiang di memoriku pertanyaan seorang teman kemarin malam… Pertanyaan yang cukup mengusik, bukan dikarenakan saya jadi gundah atau bimbang atas pertanyaan terseut tetapi lebih dikarenakan apakah jawaban sederhana yang mungkin bisa sedikit bijak dalam menjawab pertanyaan tersebut…

Ketika itu baru saja selesai pengumuman kelulusan siswa-siswi SMP Al Azhar Palu, semuanya bersuka cita mendengar pengumuman bahwa Alhamdulillah SMP Al Azhar Palu kali ini mencapai angka kelulusan 100% dan meraih peringkat 1 di Sulawesi Tengah. Lalu kemudian para anak-anak berhambur ke arah guru-guru untuk mengucapkan terima kasih dan bersalam-salaman bersama para guru. Nah insiden inilah yang melahirkan pertanyaan tersebut, adalah ketika para siswi datang menghampiri saya dan hendak menyalami saya, seketika pun mereka mengurungkan niat mereka karena mereka pun tersadar saya suda menghaturkan salam dengan tidak menyentuh tangan mereka. Teman saya yang baik itu pun kemudian menegur, ” Kok kamu tidak mau bersalaman dengan siswa cewek? Itu dosa lho!” Nah lho, saya langsung kaget, walaupun dengan nada sedikit main-main tapi saat itu saya tahu dia sedikit menyindir dengan serius. “Ha? Dosa dari mananya?”, “Ya iyalah, kau ini te tau ajaran dari mana lagi kau ikut ini?! Ikutlah dengan tuntunan yang sudah diajarkan dari dulunya!” balasnya. “Bro, inilah yang sebatas saya pelajari dan pahami dan Insya Allah saya masih terus belajar mencari yang terbaik.” Selanjutnya akhirnya kami sedikit berargumentasi, yah sayanya yang sempat menggaris bawahi kata ‘dosa’ sempat naik tensi sedikit, dan pada akhirnya saya berhenti berargumentasi lalu diam karena merasa jawabanku belum tepat guna dan lantas tidak menjadi bijak sedikitpun karena sudah sempat terpancing emosi.

Hari ini sepulang dari Sholat Ashar langsung terpikir jawaban yang Insya Allah kan saya berikan kalau ada lagi yang bertanya demikian… Mungkin agak konyol tapi semoga dengan kesederhanaan bahasanya mampu sedikit memberi pemahaman yang santai dan tepat guna.

Begini jawaban yang saya Insya Allah akan tuturkan, “Karena saya ingin jadi ganteng dan saya ingin dapat cewek cantik, terus saya lagi belajar untuk setia biar bisa dapat isteri yang setia juga, supaya juga nanti anak-anakku ganteng-ganteng dan cantik-cantik plus setia lagi! Terus saya juga lagi membangun rumah nih, bro! Semoga Insya Allah rumahku nanti kan memberikan kami kenyamanan. Nah kau pasti mengerti sekarang kan kalo saya lagi jatuh cinta bro dan pengennya mendapatkan cinta yang sejati! Ehehehe…”

Buat yang baca.. Monggo diterjemahkan sendiri maksudnya… Hehehe…

Semoga Allah kan senantiasa melimpahkan nikmat Hidayah, Ilmu dan Rahmat-Nya kepada kita sekalian…🙂

Posted on 2 Juni 2013, in DAILY JOURNAL. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: