The Extraordinary Day…

Bismillahirrahmanirrahim…

Pkl. 02.00 dini hari… Mata ini pun sudah terkantuk dan merayu untuk menutup.. Dunia mimpi pun semakin membujuk mengundangku memasuki alam bawah sadar… Tetapi pikiran ini masih jauh menerawang di alam mimpi yang melampaui alam sadarku… Entah mungkin karena euforia kesuksessan perhelatan kegiatan Perpisahaan kali ini atau karena imajinasiku masih terlalu liar untuk ditaklukan, yang jelas satu kekhawatiran pentingku adalah bila tertidur nanti bakal melewatkan Subuh berjama’ah dan mungkin parahnya telat sholat subuhnya! Hehehe. … Yep! Jadinya daripada nganggur bingung mau ngapain, mendingan nulis blog lagi. Hari ini cukup bernilai untuk kembali didokumentasikan ke dalam untaian kata-kata…

THE HECTIC BEGINNING DAY

Setelah beberapa hari berada di Makassar banyak pekerjaan menumpuk, dan setibanya di sekolah pun, pekerjaan yang sudah menumpuk malah jadi tambah menggunung! Belum lama datang dah harus beberapa kali bolak – balik Ruangan Kepsek, dapat banyak pekerjaan unik lagi… Hehe… Tapi karena pada dasarnya memang sudah memperkirakan apa yang akan terjadi ditambah lagi dengan keinginan untuk mewujudkan point-point resolusi saya di tahun 2013 ini, maka niatan untuk melaksanakan pekerjaan secara total pun mampu menghadirkan senyuman ikhlas. Oke, bapak! Kami terima tantangan anda! Hehehe…

———————————————————————————————————————————————————————-

BERKAH DI HARI YANG PADAT…

Singkatnya semakin banyak kita berbagi, semakin banyak kita menerima… Tapi intinya adalah : Ikhlas dan tidak riya…😉

———————————————————————————————————————————————————————-

PENTAS SENI SISWA SMP AL AZHAR PALU

Alhamdulillah satu kesyukuran yang teramat luar biasa pada dini hari ini adalah mengingat seberapa suksesnya kegiatan Pentas Seni Siswa SMP Al Azhar Palu kali ini. Memang, yang beberapa tahun sebelumnya juga cukup sukses dalam parameter tertentu.. Tetapi mayoritas kami harus mengakui bahwa kegiatan kali ini memiliki sentuhan yang berbeda, sehingga parameter kesuksessannya menjadi lebih luas, mencakup banyak aspek, di antaranya seperti :

1) Kepanitiaan

Kali ini boleh dibilang panitia didominasi oleh orang – orang pekerja dan juga didukung oleh beberapa orang pemimpin di dalamnya, ramuan inilah yang kemudian menjadikan para panitia begitu solid dan memiliki kinerja yang cukup bisa diandalkan. Definisi pemimpin disini adalah mereka yang memiliki kemampuan mengatur, mengarahkan dan juga inisiatif tinggi. Sehingga saya sendiri harus bisa mengakui ada beberapa pemimpin yang benar-benar berdedikasi di dalam kepanitiaan kali ini, terlepas dari posisi jabatannya dalam struktur kepanitiaan. Tolak ukur penilaian kami adalah ketika kami mengarahkan, kami sedikit mendapat keluhan dari mereka, kalaupun ada permasalahan mereka kemudian bisa menyelesaikan dengan baik, dan hal yang menjadi puncak kepuasan kami terhadap kinerja panitia kali ini adalah, kami tidak banyak bergerak ketika kegiatan berlangsung. Mereka tahu dan paham apa yang harus dilakukan dan para pemimpin yang berada di dalamnya pun tahu apa yang harus dilakukan ketika berbenturan dengan masalah, inisiatif tinggi dari para pemimpin inilah yang kemudian membuat kami para guru tidak perlu banyak turun tangan menghadapi permasalahan di lapangan. Saya sendiri harus mengakui pada kegiatan kali ini sebagai Pembina Seksi Acara, saya tidak banyak berkeringat apalagi merasa capek yang luar biasa seperti pensi – pensi sebelumnya, dimana saya harus terus berpikir dan bekerja keras menjaga agar kegiatan ini berlangsung dengan baik sebagaimana yang diharapkan.

2) Para Penampil

Kali ini kemasan Pensi benar – benar kompleks dan boleh dibilang memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Sebagaimana tahun – tahun sebelumnya kami selalu memimpikan mengadakan Pensi bertemakan Parade dan diisi pula oleh suguhan-suguhan kolosal yang mampu memukau semua yang hadir. Namun, beberapa tahun terakhir harapan tersebut urung bisa tercapai sebagaimana yang diharapkan.

Kekompleksan Pensi kali ini yang pertama adalah ketika kami menuntut seluruh panitia dan beberapa siswa kelas 9 untuk bisa tampil menyuguhkan persembahan tarian kolosal dengan mengambil tema Indonesia. Kenapa kami mempercayakan ini kepada seluruh panitia karena kami melihat harapan bahwa panitia kali ini mampu dan di sisi lain kami berharap agar teman – teman mereka yang tidak terlibat dalam tarian kolosal ini dapat memaksimalkan kerja mereka di tampilan kelas. Dan Alhamdulillah, di sela-sela kesibukan mereka, para panitia ini mampu berkonsentrasi penuh menyukseskan tampilan tarian kolosal mereka dengan sangat memukau. Thanks to Mr. Ali Imran, Adek Nurni Chikita dkk yang sudah bersedia membantu mengarahkan mereka di waktu yang sangat sempit dengan lama proses latihan kalau dihitung kurang dari 2 minggu saja!

Yang kedua adalah suguhan Tarian Saman yang memang tiap tahunnya selalu ditunggu-tunggu, tapi kali ini yang luar biasa adalah Mr. Yusri yang jadi syekh sekaligus punggawanya Saman di Al Azhar Palu melakukan terobosan luar biasa, yakni menampilkan kurang lebih 30 orang penari Saman! Para penari ini diambil dari beberapa kelas dan dari 2 angkatan, sehingga setengah lapangan futsal pun hampir mereka tutupi di awal tampilan mereka ditambah lagi kekompakkan mereka yang mencapai angka 90 % membuat para hadirin membanjiri mereka dengan sambutan yang sedemikian meriahnya… Kesuksessan ini juga didukung oleh semangat kebersamaan dan kemauan yang cukup tinggi dari kakak – kakak kelas mereka yang tengah duduk di kelas 10 SMA Al Azhar Palu, yang dengan ikhlas membantu proses pelatihan Tarian Saman kepada para siswi SMP Al Azhar Palu yang notabenenya 3 Angkatan di bawah mereka.

Yang ketiga adalah suguhan tampilan parade kabaret kelas 9, meski ada beberapa kekurangan disana-sini, namun seluruh kelas 9 mampu memberikan tampilan yang unik, kreatif dan cukup berani, sehingga dapat sangat menghibur para hadirin meskipun waktu sudah hampir mencapai angka 00.00 wita. Meskipun begitu hal yang mungkin akan jadi pertimbangan kami ke depannya adalah mengenai durasi waktu yang diberikan, seyogyanya setiap kelas kami beri durasi waktu maksimal 20 menit, tetapi pada kenyataannya mayoritas kelas tersebut menggunakan alokasi waktu sampai 30 menit lebih. Tetapi toh, Alhamdulillah mereka mampu memaksimalkan alur cerita mereka dengan sentilan-sentilan menghibur yang mampu menutupi kekurangan mereka dari segi durasi tersebut, para hadirin pun sebagian kecil saja yang beranjak dan bahkan Kepala Sekolah kami pun yang biasanya sudah sangat gelisah bila kegiatan belum berakhir Pkl. 22.00 urung untuk mengirimkan pesan-pesan singkat bernada mengingatkan kepada kami, di akhir acara pun beliau menyempatkan diri menghampiri kami di panggung untuk mengucapkan selamat sembari berpamitan kepada kami.

Above All…

Thanks to all of the people who have taken a part and given their great contributions toward this program…🙂

—————————————————————————————————————————————————————————

KETENANGAN

Hari ini adalah salah satu hari yang paling padat.. Dan tidak jarang dalam kondisi seperti ini saya sering kehilangan Mood, dan kalau sudah hilang Mood pasti tidak beres pekerjaanku lagi. Alhasil sesekali saya jadi iseng sedikit ‘berkunjung’ dan Alhamdulillah kunjungan itu seolah-olah menjadi Mood Booster yang memberikan ketenangan dan ketentraman tertentu… Phiuuhh… Akhirnya bisa terus  memaksimalkan pekerjaan hari ini…  Sungguh suatu kunjungan yang menenangkan lagi memberikan ketenangan… And I shuld say thanks…🙂

Posted on 2 Juni 2013, in DAILY JOURNAL. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: