Critical Review

critical-reviewPostingan ini adalah repost dari beberapa blog yang saya sertakan sourcenya dibawah… sekedar ingin berbagi, setelah mendapat tugas S3 bloody hell yang nota bene-nya bukan tugas saya.. T.T . However, SHOULD enjoy it! In the near future it will give much contributions for me.. heheu… *mencobaposotif…

—————————————————————————————————————————————————————————————————–

Sekilas Tentang Critical Review

Critical Review secara singkat dapat diartikan sebagai evaluasi terhadap suatu buku maupun artikel. Critical Review bukan hanya merupakan laporan atau tulisan tentang isi suatu buku atau artikel, tetapi lebih kepada evaluasi, seperti mengulas atau mereview, menginterpretasi serta menganalisis. Dan critical review bukan merupakan pembuktian  benar atau salah suatu artikel atau buku. Mengenai keungguluan dan kelemahan juga dijadikan pertimbangan bagi reviwer.

Critical Review lazimnya diberikan pada acara perkuliahan di perguruan tinggi sebagai wujud tugas oleh dosen kepada mahasiswa. Dengan begitu, tidak tertutup kemungkinan bagi kalangan umum yang mempunyai keinginan untuk mengasah kemampuannya dalam berpikir kritis. Di dalam perkuliahan, tugas critical review diberikan dengan tujuan agar mahasiswa mempunyai keinginan untuk membaca dan berpikir sistematis dan kritis serta dapat memberikan pendapat melalui tulisannya. Dalam hal ini, akan sangat membantu mahasiswa yang kurang memiliki ability dalam mengungkapkan pendapat secara lisan. Tidak hanya itu, dengan menulis critical review, mahasiswa akan dituntut untuk dapat membaca berbagai literatur, dan menggali hal-hal yang dianggap unik di dalam artikel atau buku yang dipilih untuk kemudian diperdalam, sehingga dapat menambah pemahaman yang lebih terhadap suatu kajian tertentu. Dan yang paling penting, dengan menulis critical review para reviewer dapat menguji pikiran pengarang atau penulis berdasarkan sudut pandang penulis dan pengetahuan serta pengalaman yang dimiliki.

Setelah mengetahui definisi dan tujuan menulis critical review, selajutnya adalah bagaimana langkah awal untuk memulainya???

Pertama, reviewer harus memilih buku atau artikel yang akan dibahas. Buku atau artikel tersebut sebaiknya berdasarkan minat reviewer sehingga memudahkan untuk dibahas, kecuali jika pada perkuliahan yang sudah ditentukan oleh dosen.

Kedua, secara singkat dapat dikatakan  sebagai membaca kritis dan sistematis. Sebenarnya di dalam tahap ini terdapat beberapa langkah lagi. Dalam membaca, dapat dimulai dengan membaca secara keseluruhan dengan menggunakan teknik skimming dan scanning. Dengan teknik ini reviewer dapat menemukan inti dari bacaan tersebut. Kemudian membaca secara lebih dalam dengan memberikan catatan singkat dalam poin-poin yang penting atau dengan cara mencatat ide-ide atau pikiran utama dari bacaan. Setelah mendapatkan poin-poin yang penting berikan sedikit catatan yang dikaitkan dengan pengetahuan dan pengalaman kita dengan tujuan agar mudah nanti dalam menyusun penilaian. Setelah semuanya selesai, lakukan review agar dapat lebih memahami isi bacaan yang akan dibahas.

Yang terakhir adalah tahap penyelesaian, yaitu membuat kerangka dan menulis evaluasi.

Dalam langkah yang terakhir ini berisi hal-hal yang dibahas dalam critical review, di antaranya adalah:

1. Informasi Bibliografi

Sebagai bagian awal dari tulisan, selalu disajikan informasi mengenai artikel atau buku yang kita bahas secara lengkap, sepertii nama pengarang, tahun, judul artikel, halaman, kota, nama penerbit serta judul yang dibahas.

2. Pengantar (introduction)

Bagian pengantar biasanya berisi pembahasan secara umum mengenai esensi topik dari artikel atau buku yang dibahas serta penjelesan singkat mengenai struktur pembahasan critical review tersebut.

3. Bagian Utama (Main Body)

Bagian ini merupakan bagian yang terpenting dalam critical review.

Pertama adalah rangkuman. Bagian ini berisi penjelasan secara umum atas topik yang dibahas, baik itu struktur, metoda pembahasan, fokus pembahasan, argumen utama, contoh dan bukti maupun kesimpulan penulis. Bagian ini sebaiknya tidak lebih panjang dari pada bagian evaluasi.

Kedua adalah evaluasi. Bagian ini pada intinya menguji kemampuan reviewer juga dalam hal menilai suatu topik dari pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki karena semakin banyak reviewer membaca buku atau artikel yang sejenis, semakin memudahkan reviewer untuk memberikan penilaian. Beberapa pertanyaan yang dapat digunakan sebagai panduan untuk melakukan evaluasi adalah, yaitu:

– Siapa pengarang/penulisnya? Apakah berkompeten dalam bidang kajian yang dibahas tersebut?

– Siapa target yang dituju, praktisi, mahasiswa atau peneliti? Apakah yang dibahas sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai?

– Apakah pertanyaan penelitian yang diajukan menarik atau relevan?

– Apakah pembahasan disajikan secara detil, singkat atau menyeleluruh?

– Apakah gagasan yang diajukan logis dan teratur?

– Bagaimana hubungan antar-gagasan yang diajukan? Apakah disajikan secara analitis dan teratur?

– Apakah contoh atau bukti pendukung yang diberikan faktual, logis dan cukup kuat untuk mendukung pikiran utama atau masih terbatas dan malah bertentangan?

– Pertimbangkan juga mengenai data yang digunakan, primer atau sekunder.

– Bandingkan dengan artikel atau buku dari topik yang sejenis, apakah ada kesamaan dan perbedaan, serta jelaskan kesamaan dan perbedaan tersebut.

– Apakah pada bagian kesimpulan dijelaskan bahwa penulis telah mencapai tujuannya?

– Apakah masih ada hal-hal yang belum dipertimbangkan di dalam bagian kesimpulan?

– Apakah penulis memberikan saran studi atau penelitian lebih lanjut terkait dengan topik pembahasan?

– Apakah artikel atau buku tersebut juga dicantumkan ilustrasi, daftar pustaka ataupun indeks yang bermanfaat?

Yang terakhir adalah penutup (conclusion). Pada bagian ini berisi penilaian secara keseluruhan, berikut beberapa pertanyaan yang dapat dijadikan panduan dalam membuat bagian penutup:

– Apakah maksud dan tujuan penulis tercapai?

– Apakah penulis bersifat objektif atau subjektif dalam mencapai tujuannya?

– Apakah esensi penulisan buku atau artikel tersebut terhadap bidang keilmuan secara umum dan khusus?

– Apakah manfaat artike atau buku dan topik yang dibahas terhadap mata kuliah bagi mahasiswa yang bersangkutan atau pengaruhnya terhadap reviewer?

Source : http://knowboo.wordpress.com/2010/02/05/critical-review/

 

Contoh Critical Review

Tulisan ini adalah critical review dari artikel “Kamuflase dan Perilaku Cerdas Binatang ” yang diposting oleh Harun Yahya di : harunyahya.com . di websitenya, Harun Yahya banyak memposting artikel-artikel islami dan ilmu-ilmu pengetahuan. Di artikelnya ini Harun Yahya menjelaskan bahwa Allah telah menciptakan semua makhluk hidup dengan ciri dan keahlian yang berbeda sesuai dengan lingkungan tempat hidup mereka. Hal ini sangat sesuai sekali dengan fakta kehidupan di bumi ini.

Kamuflase merupakan bentuk implementasi dari kehidupan satwa untuk menyerang musuh atau menyembunyikan diri. Ada beberapa binatang yang berkamuflase dan berperilaku cerdas dalam kehidupannya. Burung Kutub Berpakaian Menyesuaikan Musim yang persis dengan tumbuhan pada musim tersebut, lalu Kupu-Kupu yang memiliki wajah Monster di punggungnya untuk menakuti musuhnya, Kepiting yang membuat baju Tentara untuk perlindungannya, Burung Patu yang berkamuflase mirip Cabang Pohon sehingga pemangsanya termanipulasi oleh bulu-bulunya, Pengorbanan Diri Burung Patu untuk menjaga anaknya, dan kamuflase seekor larva yang meletakkan butiran bebatuan pada tubuhnya untuk membuat pelindung dan bersembunyi di dalamnya.

Pernyataan Teori evolusi yang mengatakan bahwa makhluk hidup terbentuk secara kebetulan telah digugurkan dengan bukti Struktur makhluk hidup yang sempurna dan kompleks. Setiap makhluk hidup adalah bukti adanya penciptaan. Pencipta segala ciptaan yang luar biasa ini adalah Allah, Tuhan langit dan bumi, dan segala sesuatu di antara keduanya.

Di Artikelnya, Harun Yahya menegaskan bahwa Para evolunis tidak mengakui bahwa kamuflase pada makhluk hidup adalah perilaku yang merupakan hasil sebuah kecerdasan yang diatur oleh kekuatan lain. Allah menciptakan semua ciri mengagumkan ini pada makhluk hidup, sebagai bukti keberadaan Hikmah dan Pengetahuan-Nya yang tak terbatas.

Dalam artikel ini, penulis telah memaparkan penjelasan dengan cukup baik, karena pembahasan telah dibagi menjadi sub-sub yang lebih kecil sehingga lebih memudahkan para pembaca untuk memahami isi tulisan. Tetapi, pada bagian introduksi/awal artikel, penulis belum begitu baik, karena penulis tidak memberikan ilustrasi/penjelasan mengenai sub-sub yang akan di bahas secara terstruktur. Sebaiknya, penulis memberikan suatu introduksi pada bagian awal untuk memberitahukan kepada para pembaca tentang apa yang sebenarnya akan dibahas di dalam tulisan tersebut. Karena, jika pembaca membaca bagian introduksi maka pembaca akan mendapatkan gambaran mengenai tulisan tersebut.

Pada artikel ini juga tidak diberikan informasi mengenai tujuan dan sasaran penulis dalam menulis artikel ini. Apakah penulis ingin memberikan kontribusi kepada para praktisi, umum atau mahasiswa. Sebaiknya penulis memberikan informasi ini agar lebih jelas sasaran artikel ini.

Kemudian mengenai identitas penulis. penulis telah mencantumkan namanya dibagian judul artikel sehingga para pembaca yang kebetulan membaca artikel ini dapat langsung mengetahui siapa penulisnya.

Pada artikel ini, penulis sangat baik dalam menyajikan data-data dan fakta dengan memperkuat melalui ayat-ayat Allah. Penulis juga telah memberi sedikit penjelasan mengenai keterkaitan antar sub-sub yang dibahas secara tersirat walaupun tidak terlalu panjang.

Pada artikel ini, penulis cenderung terlihat tidak netral atau lebih memihak ke satu fokus yaitu kamuflase dalam rangka menyembunyikan diri. Semua contoh-contoh binatang yang dipaparkan merupakan contoh binatang yang dapat berkamuflase menyembunyikan diri. Sebaiknya penulis seimbang dalam memberikan contoh, sehingga isi pembahasan mengenai kamuflase dapat disajikan secara komplet. Sehingga pembaca puas dengan artikel ini dan merasa cukup atas informasi dari artikel ini tanpa harus mencari atau membaca artikel lain yang juga membahas mengenai kamuflase ini.

Secara keseluruhan, dapat diambil beberapa simpulan dari postingan artikel ini. Pertama, artikel ini sangat bagus dan berdaya guna untuk ilmu pengetahuan. kedua, tujuan penulis baik terhadap mahasiswa maupun golongan umum sudah tercapai dengan baik.pada artikel ini, penulis tidak seimbang dalam memberi contoh-contoh pendukung dari pembahasan namun terlepas dari itu Isi dan Cara penyajian pembahasan dari artikel ini cukup bagus dan menarik.

Source : http://gesta-eki.blogspot.com/2011/10/contoh-critical-review.html

Posted on 20 Oktober 2013, in Serbaneka. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: